Buat kalian yang suka baca novel dan pengen buat novel, pertama-tama belajarlah buat menganalisis novel atau mengapresiasikan novel yang kalian baca supaya kalian lebih ngerti gimana sih sebenernya isi novel itu dan tahapan atau unsur apa aja yang mesti kita perhatiin. Waktu jaman SMK ada tugas nih dari guru buat mengapresiasikan novel, awalnya males sih tp ternyata rame jg.
Judul : Kok Putusin Gue
Penulis/Pengarang : Ninit Yunita
a. Tema : Rasa sakit hati dan
kekecewaan seseorang wanita
b. Tokoh :
·
Amaya
·
Hari
·
Rini
·
Sidik
·
Junisa
c. Penokohan :
·
Amaya :
setia, humoris, pendendam, santai, ramah, pintar, peduli
·
Hari :
romantic, playboy, pintar berbohong atau memutar balikan fakta
·
Rini :
humoris, pendengar yang baik, jutek
·
Sidik :
baik, humoris, rendah hati
·
Junisa :
cerewet atau bawel, blak-blakan, caper(cari perhatian)
d. Alur
· Situasion
(pengenalan)
Maya perempuan cantik berumur 21 tahun
yang akan merayakan satu tahun jadian dengan pacarnya yaitu Hari. Maya sangat
mempersiapkan segalanya untuk hari yang sangat special ini. Maya menyangka
bahwa hari akan melamar dia pada hari ini. Ternyata bukan lamaran yang ia
dapat, melainkan keputusan untuk berpisah (putus) yang diucapkan Hari.
· Generating
circumtences (cerita mulai bergerak)
Cerita mulai bergerak ketika Maya ingin
meminta Hari untuk berbalikan dengan Maya. Saat Maya dan Rini kekampusnya Hari
untuk meminta berbalikan, Maya dan Rini temannya Maya melihat Hari bersama
perempuan lain sedaang berduaan di taman kampus.
· Rishing
action (mulai terjadinya pertikaian/konflik)
Mulai terjadi ketika maya mulai
mencari-cari info tentang Hari dan perempuan yang bersama hari di taman waktu
itu. Maya berniat akan membalas dendam kepada hari dan junisa perempuan yang
bersama hari di taman.
· Klimaks
(puncak acara)
Puncak acara ketika maya mulai menyusun
rencana-rencana untuk membalas dendamnya kepada hari. Karena maya terlalu
menyayangi hari, jadi ia nekad untuk melakukan perbuatan jahat atau tepatnya
berbuat jail terhadap hari. Seperti mengkempeskan ban mobil hari setiap hari,
mengirimkan pesanan pizza sebanyak-banyaknya padahal hari tidak memesannya satu
pun, membuka email-email hari dengan junisa sehingga ia tau tempat, waktu, dan
apa yang mereka bicarakan, mengirim email-email sampah atau email iklan yang
tidak penting pada hari. Walaupun maya berbuat yang jahat terhadap hari, tetapi
itu semua tidak membuat maya bisa melupakan hari. Ia malah semakin sakit hati
dan susah untuk melupakan hari. Rini teman maya berpacaran dengan sidik yang
berteman dengan junisa. Rini bertemu dengan junisa saat bersama dengan sidik.
Karena junisa orangnya bawel dan blak-blakan, dia tidak sengaja membocorkan
rahasianya sendiri yaitu bahwa dia telah mempunyai tunangan yang tinggal di
Eropa dan hari hanyalah sebagai pacar bohongan atau pacar hasil tes pasar yang
dilakukan junisa untuk membuktikan apakah masih ada yang menyukai dia. Kemudian
rini mempertemukan junisa dengan maya. Dari pembicaraan maya dengan junisa ini,
maya melihatbahwa hari yang selama ini dia bangga-banggakan dan sangat dia
sayangi, hanyalah diianggap sebagai pesuruh untuk menemani junisa berbelanja.
Hati maya sangat tak karuan setelah mendengar itu semua dari junisa. Maya
berniat untuk melaksanakan rencana-rencana berikutnya.
· Denaument
(penyelesaian cerita)
Rini tidak tahan melihat sahabatnya
menangis terus menerus gara-gara seorang lelaki yang bernama hari. Rini
menasehati maya agar dia tidak meneruskan rencana-rencana balas dendamnya,
karena itu makin menyiksa batin maya. Awalnya maya tidak mengikuti nasehat
rini, tetapi lama kelamaan hati maya luluh dan menuruti nasehat rini untuk
tidak melanjutkan rencananya. Hari, maya, dan junisa bertemu di pernikahan the
nia kakaknya rini. Maya memutuskan untuk memberitahu junisa bahwa hari adalah
mantan pacar maya yang tega meninggalkan maya demi junisa. Setelah mengetahui
hal ini, junisa langsung memutuskan hari dan kembali pada pacarnya yang dulu
yang tinggal di Jerman. Hari meminta maaf kepada mayadan mengajak maya untuk
berbalikan. Tetapi maya tidak menerima tawaran hari untuk berbalikan lg dan
maya memilih untuk menyendiri di bukit dan hari pun meninggalkan maya.
e. Latar
· Waktu
: pagi, siang, sore, malam
· Tempat : taman kampus, rooms café, kamar maya, rumah
junisa, kamar rini, tempat resepsi
· Suasana : ramai, tegang, hening, penuh emosional,
penuh rasa penasaran
f.
Sudut pandang : orang pertama pelaku utama
g. Amanat :
Janganlah terlalu memendam dendam kapada
seseorang, kita harus bisa merelakan seseorang yang kita sayangi atau cintai
pergi meninggalkan kita bila memang harus saatnya pergi.
h. Gaya
bahasa
Bahasa yang digunakan menarik, mudah
dimengerti, banyak menggunakan bahasa gaul, dan bahasa yang dipakai tidak baku.
2. Unsur
ekstrinsik
Kehidupan pengarang :
Pengarang novel ini mengambil cerita
dari kehidupan sehari-hari dengan maksud agar bisa menghibur para pembaca
Latar belakang :
1. Social
Rasa social yang dimliki rini sahabat
maya sangat patut dicontoh, karena ia telah menyemangati dan memberi nasehat
yang bagus di saat temannya kesulitan. Sahabat yang baik harus selalu ada di
saat sahabatnya senang dan sedih atau dalam keadaan suka dan duka.
2. Politik
: -
3. Budaya
: -
No comments:
Post a Comment