Tuesday, 13 May 2014

Apresiasi Novel "kok putusin gue?"


Buat kalian yang suka baca novel dan pengen buat novel, pertama-tama belajarlah buat menganalisis novel atau mengapresiasikan novel yang kalian baca supaya kalian lebih ngerti gimana sih sebenernya isi novel itu dan tahapan atau unsur apa aja yang mesti kita perhatiin. Waktu jaman SMK ada tugas nih dari guru buat mengapresiasikan novel, awalnya males sih tp ternyata rame jg.


APRESIASI NOVEL 
 Judul : Kok Putusin Gue
Penulis/Pengarang : Ninit Yunita
1.    Unsur Intrinsik
a.    Tema                     : Rasa sakit hati dan kekecewaan seseorang wanita
b.    Tokoh                   :
·         Amaya
·         Hari
·         Rini
·         Sidik
·         Junisa
c.    Penokohan              :
·         Amaya        : setia, humoris, pendendam, santai, ramah, pintar, peduli
·         Hari            : romantic, playboy, pintar berbohong atau memutar balikan fakta
·         Rini             : humoris, pendengar yang baik, jutek
·         Sidik           : baik, humoris, rendah hati
·         Junisa          : cerewet atau bawel, blak-blakan, caper(cari perhatian)
d.   Alur
·      Situasion (pengenalan)
Maya perempuan cantik berumur 21 tahun yang akan merayakan satu tahun jadian dengan pacarnya yaitu Hari. Maya sangat mempersiapkan segalanya untuk hari yang sangat special ini. Maya menyangka bahwa hari akan melamar dia pada hari ini. Ternyata bukan lamaran yang ia dapat, melainkan keputusan untuk berpisah (putus) yang diucapkan Hari.

·      Generating circumtences (cerita mulai bergerak)
Cerita mulai bergerak ketika Maya ingin meminta Hari untuk berbalikan dengan Maya. Saat Maya dan Rini kekampusnya Hari untuk meminta berbalikan, Maya dan Rini temannya Maya melihat Hari bersama perempuan lain sedaang berduaan di taman kampus.

·      Rishing action (mulai terjadinya pertikaian/konflik)
Mulai terjadi ketika maya mulai mencari-cari info tentang Hari dan perempuan yang bersama hari di taman waktu itu. Maya berniat akan membalas dendam kepada hari dan junisa perempuan yang bersama hari di taman.

·      Klimaks (puncak acara)
Puncak acara ketika maya mulai menyusun rencana-rencana untuk membalas dendamnya kepada hari. Karena maya terlalu menyayangi hari, jadi ia nekad untuk melakukan perbuatan jahat atau tepatnya berbuat jail terhadap hari. Seperti mengkempeskan ban mobil hari setiap hari, mengirimkan pesanan pizza sebanyak-banyaknya padahal hari tidak memesannya satu pun, membuka email-email hari dengan junisa sehingga ia tau tempat, waktu, dan apa yang mereka bicarakan, mengirim email-email sampah atau email iklan yang tidak penting pada hari. Walaupun maya berbuat yang jahat terhadap hari, tetapi itu semua tidak membuat maya bisa melupakan hari. Ia malah semakin sakit hati dan susah untuk melupakan hari. Rini teman maya berpacaran dengan sidik yang berteman dengan junisa. Rini bertemu dengan junisa saat bersama dengan sidik. Karena junisa orangnya bawel dan blak-blakan, dia tidak sengaja membocorkan rahasianya sendiri yaitu bahwa dia telah mempunyai tunangan yang tinggal di Eropa dan hari hanyalah sebagai pacar bohongan atau pacar hasil tes pasar yang dilakukan junisa untuk membuktikan apakah masih ada yang menyukai dia. Kemudian rini mempertemukan junisa dengan maya. Dari pembicaraan maya dengan junisa ini, maya melihatbahwa hari yang selama ini dia bangga-banggakan dan sangat dia sayangi, hanyalah diianggap sebagai pesuruh untuk menemani junisa berbelanja. Hati maya sangat tak karuan setelah mendengar itu semua dari junisa. Maya berniat untuk melaksanakan rencana-rencana berikutnya.

·      Denaument (penyelesaian cerita)
Rini tidak tahan melihat sahabatnya menangis terus menerus gara-gara seorang lelaki yang bernama hari. Rini menasehati maya agar dia tidak meneruskan rencana-rencana balas dendamnya, karena itu makin menyiksa batin maya. Awalnya maya tidak mengikuti nasehat rini, tetapi lama kelamaan hati maya luluh dan menuruti nasehat rini untuk tidak melanjutkan rencananya. Hari, maya, dan junisa bertemu di pernikahan the nia kakaknya rini. Maya memutuskan untuk memberitahu junisa bahwa hari adalah mantan pacar maya yang tega meninggalkan maya demi junisa. Setelah mengetahui hal ini, junisa langsung memutuskan hari dan kembali pada pacarnya yang dulu yang tinggal di Jerman. Hari meminta maaf kepada mayadan mengajak maya untuk berbalikan. Tetapi maya tidak menerima tawaran hari untuk berbalikan lg dan maya memilih untuk menyendiri di bukit dan hari pun meninggalkan maya.

e.    Latar
·      Waktu    : pagi, siang, sore, malam
·      Tempat   : taman kampus, rooms café, kamar maya, rumah junisa, kamar rini, tempat resepsi
·      Suasana  : ramai, tegang, hening, penuh emosional, penuh rasa penasaran

f.   Sudut pandang : orang pertama pelaku utama

g.    Amanat         :
Janganlah terlalu memendam dendam kapada seseorang, kita harus bisa merelakan seseorang yang kita sayangi atau cintai pergi meninggalkan kita bila memang harus saatnya pergi.

h.    Gaya bahasa
Bahasa yang digunakan menarik, mudah dimengerti, banyak menggunakan bahasa gaul, dan bahasa yang dipakai tidak baku.

2.   Unsur ekstrinsik
Kehidupan pengarang :
Pengarang novel ini mengambil cerita dari kehidupan sehari-hari dengan maksud agar bisa menghibur para pembaca

Latar belakang          :
1.      Social
Rasa social yang dimliki rini sahabat maya sangat patut dicontoh, karena ia telah menyemangati dan memberi nasehat yang bagus di saat temannya kesulitan. Sahabat yang baik harus selalu ada di saat sahabatnya senang dan sedih atau dalam keadaan suka dan duka.
2.      Politik                 : -
3.      Budaya               : -

No comments:

Post a Comment